Kamis, 09 Februari 2012

Yang aku inginkan tak bisa ku dapatkan

pagi yang indah menyambutku, sinar mentari menyapaku dalam sebuah bahasa isyarat memang dalam hatku sudah ada pertanda bahwa akan  sesuatu hari ini yang akan membuatku menangis.
begitu ku ayunkan langkah-langkah tanpa aku menyadari kemana aku harus melangkahkan kaki ini
dalam kegalauan hati ku coba memahami seribu ragam kesulitan tapi tak jua aku mengerti untuk apa ini ku jalani,
detang jam dinding menandakan tepat jam 10 pagi, kebiasaanku sehari-hari menekuni aktivitasku sebagai calon sarjana teknik informatika mendapatkan suatu tantangan dari kakakku dia menganggap aku hanyalah duduk di depan laptop tanpa ada yang di lakukan,
kata-kata yang dia keluarkan dari bibirnya seakan-akan merobek hati ini " mengapa begitu tegahnya kau perlakukan aku seperti ini, begitu hinanya kah aku di depan matamu , apakah tidak ada kata-kata selain memaki aku begitu kata hatiku", saat itu memang tak pernah aku inginkan hadir dalam hidupku tapi entah mengapa ku tak biasa  berpaling haya derain air mata yang menhiasi hariku di pagi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar